Informasi Tentang Wisata dan Kuliner


Bergesernya Nuansa Mistis Lawang Sewu sebagai Ikon Kota Semarang

Bergesernya Nuansa Mistis Lawang Sewu sebagai Ikon Kota Semarang

Saat mendengar kata Lawang Sewu, kebanyakan orang berpikir tentang nuansa mistisnya. Salah satu bangunan peninggalan zaman Belanda ini konon katanya dihuni oleh makhluk-makhluk halus, khusunya oleh hantu noni Belanda. Untuk membuktikan kebenaran tersebut, Lawang Sewu sebagai ikon Kota Semarang dijadikan tempat untuk mencari hiburan berbau mistis yang dimulai pukul 21.00-03.00 WIB.

Banyak pengunjung yang tertarik untuk merasakan sensasi hiburan berbau mistis ini. Mereka yang berkunjung untuk menguji nyali di Lawang Sewu akan diajak untuk mengelilingi bangunan berlantai tiga ini, menyusuri lorong-lorong yang gelap, dan puncaknya akan diajak ke bawah tanah yang menjadi tempat paling seram di sana.

Melihat hal tersebut, pihak pengelola merasa keberatan dan berusaha untuk menghilangkan image mistis di bangunan bersejarah ini. Pihak pengelola ingin lebih menonjolkan nilai sejarah dan edukasi untuk para pengunjung. Oleh karena itu, sejak beberapa tahun yang lalu, bangunan ini disulap menjadi sangat indah dan memesona dengan lampu-lampu yang dinyalakan di seluruh bagian bangunan pada malam hari serta menutup ruangan bawah tanah dan loteng untuk umum.

Menikmati indahnya Lawang Sewu sebagai ikon Kota Semarang pada malam hari berbeda pada siang hari. Para pengunjung yang ingin merasakan sensasi baru ini harus membayar tiket masuk sebesar Rp10.000,00 untuk dewasa dan Rp5.000,00 untuk pelajar dan anak-anak. Keindahan Lawang Sewu pada malam hari dapat dinikmati hingga pukul 21.00 WIB.

Lawang Sewu berarti pintu seribu karena bangunan yang didirikan pada 1904 sebagai kantor perusahaan kereta api Belanda (Het Hoofdkantoor van de Nederlandsh-Indische Spoorweg Maatscappij) ini memiliki jendela dan pintu yang sangat banyak. Setiap hari, seluruh jendela dan pintu tersebut dibuka lebar untuk menjaga sirkulasi udara. Menurut salah satu pemandu, seluruh jendela dan pintu di Lawang Sewu berjumlah 928.

Lawang Sewu menjadi salah satu saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah.  Lawang sewu juga menjadi saksi bisu kekejaman tentara Jepang dan Belanda yang menghabisi banyak nyawa rakyat Indonesia. Hal inilah yang menjadikan Lawang Sewu memiliki image sebagai hiburan berbau mistis di Semarang.

Lawang Sewu sebagai ikon Kota Semarang memang menyimpan banyak cerita. Jika sedang berada di Semarang, mencari hiburan pada malam hari di Lawang Sewu tidak boleh dilewatkan. Selamat bersenang-senang!

Bergesernya Nuansa Mistis Lawang Sewu sebagai Ikon Kota Semarang

Labels: agen togel

Thanks for reading Bergesernya Nuansa Mistis Lawang Sewu sebagai Ikon Kota Semarang. Please share...!

0 Comment for "Bergesernya Nuansa Mistis Lawang Sewu sebagai Ikon Kota Semarang"

Back To Top